Mengenal Penyakit Kanker Prostat

Mengobati Berbagai Jenis Kanker Seperti Kanker Serviks, Kanker Otak, Kanker Payudara, Paru paru, dll

Minggu, 23 Juni 2013

Mengenal Penyakit Kanker Prostat

penyakit kanker prostat
Penyakit kanker Prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat.  Kanker ini termasuk jenis kanker yang sangat sering terjadi dengan penyebaran yang sangat lambat. Adapun umur pria yang sering terkena kanker ini adalah pria  berusia  diatas  70  tahun sekitar 50% dan  pada  hampir semua  pria  yang  berusia  diatas  90 tahun. Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.
 
Kanker  prostat  berkembang di  prostat  seorang pria,  kelenjar   kenari   berukuran   tepat   di   bawah   kandung  kemih yang menghasilkan beberapa cairan dalam air  mani. Ini adalah kanker paling umum pada pria setelah  kanker kulit.  Penyebarannya sangat lambat dan tidak   dapat   menyebabkan   kerusakan  signifikan.   Tetapi   beberapa   jenis   lebih   agresif   dan  dapat menyebar dengan cepat apabila tidak di obati dengan segera. 

Tingkat Kejadian Penyakit Kanker Prostat?

Tingkat kejadian kanker prostat di Jepang dilaporkan sebanyak 39 penderita per 100.000 orang  dan di China hanya 28 penderita per 100.000 orang mengalami penyakit ini.

Tingkat kejadian kanker di Inggris pada tahun 2006 menyumbang 36%  dari prevalensi kanker yang sama. Pada tahun 2008 menurut  GLOBOCAN (International Agency for Research on Cancer World Health  Organization) Kanker Prostat menduduki peringkat ke-3 kanker yang paling sering terjadi  pada laki – laki setelah kanker paru-paru dan kolorektal. Hal ini bisa disimpulkan bahwa cukup banyak yang terkena kanker ini, sehingga harus benar-benar diwaspadai.

Pada tahun 2010 di Amerika, organ prostat menduduki peringkat pertama dalam perkiraan ditemukannya kasus baru kanker yaitu sebanyak 217.730 (28%) dan perkiraan kematian sebanyak 32.050 (11%),   Diperkirakan 1 dari 4 jenis kanker yang baru didiagnosa pada pria ditemukan di Amerika. 

Bagaimana tingkat kejadian di Indoenesia? Di Indonesia, pada  tahun 1992 saja sudah disimpulkan  bahwa kanker prostat menduduki urutan ke 9 dengan 310 kasus baru (4,07%) dari 10 kasus kanker yang diperoleh dari laporan berbagai rumah sakit. Disimpulkan pula bahwa pada laki - laki di atas usia 65 tahun, kanker prostat menempati urutan ke 2 dengan 202 kasus (12,31%). Bagaimana dengan sekarang? Belum ada data yang jelas, namun selalu ada peningkatan dari tahun ketahun, jadi bagi para pria harap berhati-hati akan hal ini.

Pada salah satu  laboratorium, yakni Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan RSUP M. Jamil dalam kurun waktu 2000 -2005 ditemukan 116 kasus adenokarsinoma  prostat dengan rentang usia 61  –  70 tahun yang paling banyak menderita penyakit ini. 

Bagaimana Gejala Penyakit Kanker Prostat?

Kanker prostat umumnya tidak menunjukkan gejala yang khas, hal itu disebabkan karena kanker ini sangat lambat penyebarannya. Karena itu, sering terjadi keterlambatan diagnosa. Gejala yang ada umumnya sama dengan gejala pembesaran prostat jinak atau Benign Prostate Hyperplasia  (BPH), yaitu buang air kecil tersendat atau tidak lancar. Keluhan dapat juga berupa nyeri tulang dan gangguan saraf. Dua keluhan itu muncul bila sudah terjadi  penyebaran hingga tulang belakang. Baik Gejala kanker prostat dan penyebabnya  selengkapnya bisa dibaca di artikel-artikel selanjutnya, jadi ditunggu saja.

Apa penyebab Kanker Prostat?

Penyebab kanker prostat tidak diketahui secara tepat, meskipun beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dengan peningkatan kadar testosteron. Para ilmuan menyimpulkan bahwa usia lanjut mengalami penurunan beberapa unsur esensial  tubuh seperti kalsium (Ca) dan vitamin D. Tetapi pola makan  dengan Ca tinggi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker prostat pada usia lanjut.

Mitos tentang Kanker Prostat?

Berikut   adalah   beberapa   hal   yang   tidak   akan menyebabkan   kanker   prostat:   terlalu   banyak   seks, vasektomi,   dan   masturbasi.   Jika   Anda   mengalami pembesaran   prostat   (BPH),   itu   tidak   berarti   Anda berada   pada   resiko   lebih   besar   terkena   kanker prostat.   Para   peneliti   masih   mempelajari   apakah penggunaan alkohol, PMS, atau prostatitis memainkan peran dalam perkembangan kanker prostat.

Itulah beberapa hal tentang kanker prostat. Tentu saja kanker ini sangat berbahaya, khususnya pada pria dewasa, jadi bagi kaum pria, harus lebih waspada.

Lakukan pencegahan kanker prostat sedini mungkin. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Adapun untuk mencegahnya bisa di baca artikel tentang cara mencegah kanker. Semua pencegahan dan pengobatan disarankan menggunakan obat herbal kanker yang aman dan murah.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel penyakit kanker prostat ini.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Mengenal Penyakit Kanker Prostat

0 komentar:

Posting Komentar